Pelindo III Jadi Host Pelatihan Maritim Internasional di Benoa

Pembukaan International Training Workshop on Marine Protected Area Governance yang  diselenggarakan di dermaga timur Pelabuhan Benoa itu berlangsung meriah dengan hiburan dari Marching Band yang dibawakan oleh MB Cinta Bahana Samudra dari Sekolah Tinggi Perikanan. Berbagai tamu undangan dari dalam dan luar negeri mulai memadati tempat acara dan tak lama kemudian Menteri Kelautan dan Perikanan-Syarif Cicip Sutardjo memasuki area acara.

Pelatihan yang diadakan dalam rangka untuk mempersiapkan SDM handal dalam mengelola kawasan koservasi ini diadakan mulai tanggal 16-19 September di Bali. Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan SDM yang terlatih dalam mengelola wilayah konservasi laut di Indonesia. Untuk mencipkatakan SDM yang terlatih dan handal harus dapat mencakup dua hal, yang pertama adalah rencana pengelolaan dan zonasi kawasan yang melibatkan kepentingan pemangku terkait. Kedua adalah implementasi operasionalisasi pengelolaan secara komprehensif termasuk komponen pendanaan berkelanjutan.

“KKP berenacana akan menjaring 2400 personel tenaga ahli untuk mengelola 76 kawasan konservasi perairan di Indonesia. Langkah itu merupakan salah satu konsistensi KKP dalam  mewujudkan 20 Juta ha kawasan konservasi perairan pada tahun 2020.” Ucap Syarif Cicip Sutardjo saat membuka acara. Berbagai program telah dilaksanakan untuk memenuhi standar kualitas SDM yang handal, antara lain adalah dengan peningkatan kapasitas penyuluh perikanan melalui teknologi informasi, pendidikan untuk nelayan, pusat pelatihan madiri yang diberikan kepada masyarakat sebagai pelaku utama perikanan. dengan adanya program nyata seperti ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan maupun masyarakat Indonesia dengan memanfaatkan kekayaan laut secara maksimal serta meningkatkan konsumsi ikan oleh masyarakat Indonesia.

“Saat ini konsumsi ikan di Indonesia sudah mencapai 3 Kapita pertahun, berbeda setengah kapita dengan konsumsi daging yang hanya 2,5 kapita pertahun. Semoga masyarakat akan semakin sadar akan kekayaan laut Indonesia dan memanfaatkan semaksimal mungkin untuk mengkonsumsi ikan” lanjutnya.

Dalam acara ini, Lebih dari 125 manajer MPA dan praktisi kelautan dari negara Indonesia dan Coral Triangle berpartisipasi dalam acara ini yang didukung oleh pelatih, praktisi, dan pakar dari Inggris, Amerika Serikat, Vietnam, PNG, Jerman, dan Indonesia.

Sharif berharap, semoga acara ini dapat mendorong penerapan Good Ocean Governance secara lebih luas, khususnya melalui peningkatan SDM yang terlibat dalam pengelolaan kawasan konversi perairan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s